UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS PADA EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) DI BANGKALAN

Penulis

  • Chintya Dwi Indah Putri
  • Sarah Zielda

Kata Kunci:

Indikator WHO, Resep, Penggunaan Obat, Rumah Sakit

Abstrak

Kersen merupakan spesies tunggal dari Muntingia. Pemanfaatan buah kersen masih belum optimal karena dianggap tidak memiliki nilai ekonomis serta kurangnya pengetahuan mengenai pemanfaatannya. Tanaman Kersen buah dari tanaman ini memiliki beberapa kandungan bioaktif yang bermanfaat untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kadar antioksidan daun kersen dan untuk mengetahui tingkat toksisitas daun kersen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode ekstraksi sokletasi dengan pelarut etanol 96%. Dan penelitian antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH dan uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).  Hasil pemeriksaan antioksidan ekstrak daun kersen mempunyai IC50  sebesar 43,29 ppm dimana termasuk kategori antioksidan kuat dan nilai LC50 ekstrak daun kersen sebesar 931,8766 μg/ml dimana termasuk kategori toksik sedang . Ekstrak etanol daun kersen telah memenuhi persyaratan standarisasi menurut Farmakope Herbal Indonesia, mengandung aktivitas antioksidan sebesar 43,29 ppm dan toksisitas 931,8766 μg/ml.

Referensi

Agabna, N. M. A., 2014. Sudan, Journal of Rational Use of Medicine. Irrational Prescribing.

Fitriani, S., Darmawansyah, & Abadi, M. Y., 2014. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Dokter Dalam Menuliskan Resep Sesuai Formularium Di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo. FKM Universitas Hasanuddin.

Nurmala, N., Virgiandhy, I., Andriani, A., dan Liana, D. F., 2015. Resistensi dan Sensitivitas Bakteri terhadap Antibiotik di RSU dr. Soedarso Pontianak Tahun 2011-2013. EJournal Kedokteran Indonesia.

Notoatmodjo, S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Sastroasmoro. S., Ismael, S., 2011. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta : Sagung Seto.

Sugiyono, P., 2011. Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alpabeta.

World Health Organization 1993. How to investigate drug use in health facilities. Selected drug use indicators. Health Policy.

World Health Organization 2002. Promoting rational use of medicines: core components. WHO Policy Perspectives on Medicines.

Unduhan

Diterbitkan

2022-04-28

Cara Mengutip

Indah Putri, C. D., & Sarah Zielda. (2022). UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS PADA EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) DI BANGKALAN. Indonesian Journal Pharmaceutical and Herbal Medicine, 1(2), 66–71. Diambil dari http://jurnal.akfaryannas.ac.id/index.php/IJPHM/article/view/19

Terbitan

Bagian

Artikel